Resep Masakan-Krutuk Ikan Gabus
Halo para penggila kuliner alias masakan leluhur…
Apa kabar anda hari ini ? Semoga sehat selalu menemani langkah anda
Kali ini saya akan memberikan resep masakan keluarga besar saya yang berasal dari Provinsi Jambi tepatnya kabupaten Merangin desa Muara Ketalo (sekitar 4 jam perjalanan dari kota Jambi).
Nama masakan ini adalah KRUTUK IKAN GABUS.
Bahan-bahan :
1 ekor ikan gabus segar ukuran besar
2 ons bawang merah
2 siung bawang putih
1/2 sendok makan garam halus
1 sendok makan asam jawa
2 sendok makan minyak goreng
2 sendok makan air putih
Cara memasak :
1. Belah ikan gabus melalui punggung hingga bagian kepala ikan tetapi jangan sampai terputus pada bagian perut. Penting! Sisik jangan dibuang…
2. Buang isi perut, dan bersihkan bagian insang ikan, potong bagian sirip-siripnya.
3. Lumatkan 1 sendok makan asam jawa dan 1/4 sendok makan garam halus dengan 2 sendok makan air putih. (bumbu 1)
4. Lumurkan bumbu 1 keseluruh bagian ikan, jangan ada yang terlewat.
Sementara sambil menunggu bumbu meresap… (sekitar 10-15 menit)
5. Iris-iris halus 2 ons bawang merah dan 2 siung bawang putih
6. Aduk rata bawang meran dan bawang putih dicampur dengan 1/4 garam halus yang tersisa. Tambahkan lagi garam halus jika dirasa kurang asin. (bumbu 2)
7. Letakan ikan gabus pada piring oval (sesuaikan dengan ukuran ikan) dengan posisi bagian dalam ikan menghadap ke atas.
8. Lumurkan bumbu 2 pada bagian dalam ikan (satu sisi saja) secara merata.
9. Tutup/tangkupkan dengan menggunakan sisi yang lainya.
10. Panaskan 1 sendok makan minyak goreng pada penggorengan teflon dan ratakan.
11. Masukan ikan ke dalam penggorengan dan tutup penggorengan tersebut. Hal ini dimaksudkan agar uap bumbu tidak keluar alias semakin meresap kedalam daging ikan serta mematangkan daging ikan secara keseluruhan.
12. Atur dan jaga api agar tetap kecil. Hal ini dimaksudkan agar ikan tidak cepat gosong dan matang merata.
13. Kontrol setiap minimal 3 menit dan tambahkan sedikit minyak goreng jika perlu.
14. Balik posisi ikan jika bagian bawah ikan sudah terlihat gosong pada bagian sisik.
15. Lakukan langkah nomor 11-13 sampai dengan matangnya merata (sekitar 30-45 menit tergantung ukuran ikan).
16. Jika sudah matang, angkat dan sajikan bersama sambal terasi beserta lalapan daun singkong rebus.
Mengoperasikan Handycam
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi / Information and Communication Technology (I.C.T) semakin pesat, baik ditinjau dari fisik (perangkat) ataupun sistem (apalikasi dan cara kerja).
Kalau di lihat dari perkembangan fisik, banyak sekali bermunculan perangkat-perangkat berteknologi tinggi yang hampir setiap hari kita jumpai bahkan mau tidak mau harus kita gunakan. Contoh sederhana adalah alat komunikasi seperti HP. Pada pertemuan pertama ini, kita akan berbagi mengenai HandyCam dan Digital Camera.
Tips² Menggunakan Handycam :
1.Cek kondisi Batteray sebelum penggunaan, pastikan dalam kondisi Full Batteray.
2.Cek kondisi pita film, apakah pernah di-preview sebelumnya (Play)? Pastikan tidak menimpa pada rekaman sebelumnya.
3.Jangan terlalu sering melakukan Preview (batas toleransi 3x preview) karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan pita film dan akan menurunkan kwalitas gambar dan suara.
4.Jika terjadi Preview, usahakan sedikit menimpa pada akhir rekaman terakhir (min 3 detik sebelum rekaman berakhir). Karena jika hal ini tidak dilakukan, maka pada saat editing akan terjadi “sound moving” karena ada jeda “Blank side”. Hal ini biasa terjadi pada jenis pita Film Analog.
5.Pada saat proses perekaman gambar, lebih baik menggunakan layer LCD dengan syarat Good Batteray / tidak “nge-Drop”, karena layer LCD ini membutuhkan Power yang tidak sedikit. Namun Sebaliknya, jika kondisi Batteray tidak baik / “nge-Drop”, sebaiknya menggunakan “Top Lens”. (red * : Good Batteray hanya mampu men-suplly layer LCD untuk 3 jam recording dan 1,5 jam Preview/Play).
6.Ada baiknya menggunakan Tripod, tidak terjadi getaran² kecil pada hasil rekaman yang disebabkan oleh kondisi tangan si-perekam tidak baik (bergetar).
7.Dalam penggunaan zoom-in dan atau zoom-out, sebaiknya dilakukan dengan perlahan. Jika tidak, akan mempercepat pengurangan Batteray Power. Selain itu gambar yang didapat juga akan memburam.
8.Perhatikan perpindahan dari objek satu ke objek lainya, jangan dilakukan dengan cepat atau mendadak.
9.Jangan menggunakan efek² yang ada pada handycam. Efek² tersebut dapat diberikan pada saat editing.
10.Jangan lupa menghentikan (Pause) dan mematikan Handycam setelah perekaman. Hal ini sangat ‘simple”, akan tetapi sangat sering pula diabaikan oleh kita, sehingga tanpa sadar kita telah merekam “penampakan²” yang bukan menjadi target kita.





