jogja untuk berbagi ilmu

informasi | tips | trik

Mengoperasikan Handycam

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi / Information and Communication Technology (I.C.T) semakin pesat, baik ditinjau dari fisik (perangkat) ataupun sistem (apalikasi dan cara kerja).

Kalau di lihat dari perkembangan fisik, banyak sekali bermunculan perangkat-perangkat berteknologi tinggi yang hampir setiap hari kita jumpai bahkan mau tidak mau harus kita gunakan. Contoh sederhana adalah alat komunikasi seperti HP. Pada pertemuan pertama ini, kita akan berbagi mengenai HandyCam dan Digital Camera.

Tips² Menggunakan Handycam :
1.Cek kondisi Batteray sebelum penggunaan, pastikan dalam kondisi Full Batteray.
2.Cek kondisi pita film, apakah pernah di-preview sebelumnya (Play)? Pastikan tidak menimpa pada rekaman sebelumnya.
3.Jangan terlalu sering melakukan Preview (batas toleransi 3x preview) karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan pita film dan akan menurunkan kwalitas gambar dan suara.
4.Jika terjadi Preview, usahakan sedikit menimpa pada akhir rekaman terakhir (min 3 detik sebelum rekaman berakhir). Karena jika hal ini tidak dilakukan, maka pada saat editing akan terjadi “sound moving” karena ada jeda “Blank side”. Hal ini biasa terjadi pada jenis pita Film Analog.
5.Pada saat proses perekaman gambar, lebih baik menggunakan layer LCD dengan syarat Good Batteray / tidak “nge-Drop”, karena layer LCD ini membutuhkan Power yang tidak sedikit. Namun Sebaliknya, jika kondisi Batteray tidak baik / “nge-Drop”, sebaiknya menggunakan “Top Lens”. (red * : Good Batteray hanya mampu men-suplly layer LCD untuk 3 jam recording dan 1,5 jam Preview/Play).
6.Ada baiknya menggunakan Tripod, tidak terjadi getaran² kecil pada hasil rekaman yang disebabkan oleh kondisi tangan si-perekam tidak baik (bergetar).
7.Dalam penggunaan zoom-in dan atau zoom-out, sebaiknya dilakukan dengan perlahan. Jika tidak, akan mempercepat pengurangan Batteray Power. Selain itu gambar yang didapat juga akan memburam.
8.Perhatikan perpindahan dari objek satu ke objek lainya, jangan dilakukan dengan cepat atau mendadak.
9.Jangan menggunakan efek² yang ada pada handycam. Efek² tersebut dapat diberikan pada saat editing.
10.Jangan lupa menghentikan (Pause) dan mematikan Handycam setelah perekaman. Hal ini sangat ‘simple”, akan tetapi sangat sering pula diabaikan oleh kita, sehingga tanpa sadar kita telah merekam “penampakan²” yang bukan menjadi target kita.

semoga bisa bermanfaat bagi kita semua

oleh : dra

Mei 9, 2008 - Posted by | handycam | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: