jogja untuk berbagi ilmu

informasi | tips | trik

Proses Kreatif Berwiraswasta

Kita berani berpikir kreatif, itu berarti kita sudah berani mengambil resiko.

Salah satu tugas kita sebagai pengusaha, selain memiliki keterampilan interpersonal, leadership, dan managerial, juga harus mampui melakukan tugas kreatif. Saya yakin, selama pengusaha itu kreatif, maka usahanya akan tetap eksis dan berkembang maju.

Jadi intinya, menjadi pengusaha itu memang harus kreatif. Seolah tiada hari tanpa kreativitas. Karena itulah, kini saatnya kita untuk terus kreatif. Ini mengingatkan macam usaha di Indonesia belum sebanyak di Amerika Serikat ataupun di negara lain. Di Amerika Serikat misalnya, ada bisnis menyewakan pakaian dan perlengkapan bayi. Jadi sebenarnya banyak macam usaha yang bisa kita kerjakan, asal kita mau kreatif.

Didalam kita memilih usaha juga harus kreatif. Begitu juga sewaktu kita menjalankan usaha juga harus kreatif. Maka, tak ada salahnya kalau suasana di perusahaan itu harus diciptakan iklim yang kondusif untuk kita kreatif. Ide-ide kreatif yang semula tak pernah kita pikirkan, akan cenderung muncul.

Hanya saja memang kratif itu memerlukan proses, yakni proses kreatif. Jadi pada awalnya, untuk kreatif itu perlu persiapan, meski secara tidak formal. Tinggal, bagaimana kita sendiri membuat suasana kerja itu kreatif.

Dalam prosesnya, ternyata kreatif itu juga membutuhkan konsentrasi kita. Padahal, yang mungkin terjadi pada saat kita melakukan konsentrasi adalah menemui hambatan atau jalan buntu. Sehingga akibatnya, kita tak bisa berbuat apa-apa, atau mengalami frustasi. Dan, sebenarnya frustasi itu merupakan bagian dari proses kreatif itu sendiri.

Dalam kondisi inilah, menurut saya, sebaiknya kita tidak menyerah atau putus asa. Jangan berhenti sampai di situ. Tapi, kita harus yakin, bahwa pada saatnya nanti wawasan atau iluminasi akan muncul. Kemudian, kita melewati proses kreatif berikutnya, yaitu inkubasi atau pengendapan masuk ke alam bawah sadar. Pada saatnya, yaitu pada kondisi yang tidak disengaja, bisa saja muncul iluminasi. Itu artinya ide kreatif kita telah kita temukan.

Lantas yang perlu kita jalankan adalah mengolah atau menjalankan ide kreatif itu menjadi nyata, demi kemajuan bisnis kita. Bahkan menurut saya, untuk memberikan kepuasan pada pelanggan, kita pun harus menggunakan pendekatan yang kreatif. Termasuk juga bagaimana kita mencari modal atau dana untuk pengembangan usaha, peningkatan kegiatan produksi, perbaikan desain, pemasaran, dan lain sebagainya. Oleh karena itulah, orang kreatif itu sebenarnya adalah sama dengan orang yang berani mengambil resiko. Hanya tinggal seberapa besar sebenarnya kualitas kreativitas itu akan mempengaruhi resiko usaha yang dijalankan.

Bahkan, saya berpendapat, bahwa seseorang yang berani berpikir kreatif, berarti dia sudah berani mengambil resiko. Dan saya yakin, hanya pengusaha yang berani mengambil resiko itulah yang usahanya dapat berkembang maju, baik untuk saat ini ataupun untuk masa depan.***

Oleh : Purdie E Chandra
CEO of PRIMAGAMA GROUP

Juni 2, 2008 - Posted by | jadi enterpreuneur | , ,

2 Komentar »

  1. Subhanallah…luar biasa motivasinya….tapi kenapa ya saya kok masih bingung, mau membuka usaha apa…memang saya sadar bahwa antara bekerja dengan membuka bisnis…jauh akan lebih bermanfaat dengan membuka bisnis….apalagi bagi seorang Ibu…berat tuk ninggalkan anak2…tp dgn membuka usaha….peluang mendampingi anak2 lebih sering..sampai sekarang saya masih menentukan jenis usaha apa yg sebaiknya saya geluti…yang modal awalnya ga byk, resiko kecil tapi prospek…trim’s…

    Komentar oleh Ela | September 16, 2009 | Balas

    • Maaf baru membalas, karena kesibukan saya berbisnis online dan menjadi admin beberapa web dan blog.
      Yah, saya bisa memahami kebingungan anda. Karena dulu saya sudah mengalami hal itu. Dan sebulan yang lalu pun istri saya mengalami hal yang serupa.

      Kalau saya boleh saran, anda bisa memilih salah satu usaha retail teh Ou Tea yang bermodal kecil dan beresiko kecil namun memiliki prospek cerah.

      Produknya berupa Teh Hitam OU TEA. Sedikit saya jelaskan tentang keunggulan produk dan marketing plan yang kami miliki.
      1. Kami memiliki hanya satu produk unggul, yaitu teh hitam yang asli diimpor langsung dari Taiwan. Negeri dimana teh berasal. Sehingga teh hitam ini lebih bermanfaat dan berkhasiat dibanding teh hitam lokal. Karea hanya satu produk riil ini, sangat mudah dipasarkan. Apapun keluhan pasien di lapangan, insyaALLAH Outea mampu membantu proses penyembuhan.

      2. Tidak ada uang pendaftaran, cukup membeli satu paket senilai 600 ribu (P. Jawa) atau 630 ribu (Luar Jawa). Isinya 6 botol Ou Tea @ 45 gram. Dapat dikonsumsi menjadi 12o gelas. Jadi produknya riil.

      3. Tanpa biaya renewal/ daftar ulang tahunan.

      4. Dapat diwariskan

      5. Tidak ada sistem pangkat. Karena kami tidak menggunakan sistem MLM, melainkan Direct Selling dan Network Marketing.

      6. Tidak ada tutup point. Karena tutup point hanya akal-akalan perusahaan untuk menjaga omset perusahaan yang ujung-ujungnya untuk menutupi komisi para upline dan leader.

      7. Karena tidak ada tutup point, maka tidak ada perhitungan BV (bussiness value), PV (point value) atau yg sejenis

      8. Dengan sistem BiNaRi, jalan satu kaki pun tetap dibayar

      9. Sistem tidak pernah berubah

      10. Sistem transfaran dan adil. Karena setiap agen mitra, yang baru bergabung sekalipun, langsung bisa melihat jaringan dan komisi melalui website

      11. Sistem Pro Agen, karena keuntungan retailnya sebesar 50% dari harga pokok

      12. Santunan Asuransi Kecelakaan dan Kematian satu tahun GRATIS tanpa bayar premi bulanan

      13. Mudah dikerjakan dan repeat order tinggi.

      14. E-Wallet atau Dompet Elektronik untuk menampung komisi. Sehingga masing-masing agen tidak diwajibkan untuk membuka rekening bank pribadi. E-wallet dikeluarkan oleh perusahaan secara otomatis saat mensponsori 2 orang secara langsung. Tanpa biaya tambahan. E-Wallet berfungsi sebagai Member Card, ATM, Debit Card yang dapat dipakai pada setiap mesin yg memiliki logo Visa Electron di Seluruh Dunia.

      15. Ada 6 jenis komisi yg Dahsyat untuk mengisi E-Wallet tersebut, yaitu
      a. Komisi Aktif (sponsoring) sebesar 25 ribu
      b. Komisi Pasif (pasangan) sebesar 50 ribu
      c. Komisi Titik sebesar 2 ribu, maksimal s.d kedalaman ke-15
      d. Komisi Pengembangan sebesar 10 ribu, tanpa batasan level. Inilah yang akan menjadi Passive Income buat anda.
      e. Komisi Prestasi, saat terjadi Flush Out sebesar 2% x Omset Nasional : jumlah agen yg flush out. Flush Out adalah kontrol perusahaan agar tidak terjadi Failed. Flush Out terjadi setiap adanya 15 pasang antara jaringan kiri dg jaringan kanan dalam satu hari. Jika tidak ada flush oute, dijamin perusahaan akan kolep
      f. Komisi Belanja Ulang sebesar 2 ribu, maksimal s.d kedalaman ke-15

      Demikian informasi dari saya, jika ada yg perlu dipertanyakan, silahkan hubungi saya via 0819-1905-2820 (SMS/Call)
      Dan untuk lebih jelas mengenai Marketing Plan Ou Tea, bisa lihat di
      Marketing Plan Ou Tea

      Saya pastikan lagi, bahwa ini bukanlah MLM. Jadi anda tidak perlu takut dg momok MLM yang ada. Ou Tea benar-benar Direct Selling dan Network Marketing.

      Komentar oleh papa mahesa | Desember 10, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: